Apakah Benar Kopi Bisa Menaikkan Gula Darah? Ini Penjelasan Ahli

Apakah Benar Kopi Bisa Menaikkan Gula Darah? Ini Penjelasan Ahli

Kopi merupakan minuman paling populer di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia.-Makansedap.id-Real Me

JAKARTA, Makansedap.id - Kopi menjadi minuman favorit banyak orang untuk memulai hari. Namun, muncul pertanyaan mengenai dampaknya terhadap kadar gula darah, terutama bagi mereka yang memiliki sensitivitas terhadap gula atau kafein. 

Menurut para ahli gizi, kopi pada dasarnya tidak memberikan pengaruh besar terhadap gula darah, tetapi cara penyajiannya dapat menentukan dampaknya bagi tubuh.

Ahli gizi dan praktisi kebugaran Kathleen Benson, CSSD, CPT, RDN, menjelaskan kadar gula darah secara alami mengalami fluktuasi sepanjang hari. 

Setelah makan, kadar gula darah akan meningkat karena karbohidrat dipecah menjadi glukosa. Pada orang dengan resistensi insulin atau diabetes, lonjakan ini cenderung lebih tinggi dan berlangsung lebih lama karena tubuh tidak merespons insulin secara optimal.

BACA JUGA:Di Balik Aroma Menyengat, Jengkol Goreng Simpan Pesan Spiritual yang Sakral

“Bagi kebanyakan orang, kadar gula darah berada pada titik terendah di pagi hari setelah berpuasa semalaman, lalu meningkat setelah makan,” kata Benson seperti dilansir Eating Well yang dibaca Makansedap.id, Sabtu, 3 Januari 2026. 

Karena kopi sering dikonsumsi di pagi hari, pengaruh minuman ini terhadap gula darah pun menjadi perhatian.

Menurut Benson, kopi hitam tanpa tambahan umumnya tidak menyebabkan peningkatan gula darah yang signifikan. Namun, tambahan seperti gula, sirup berperisa, dan creamer manis dapat memicu lonjakan kadar glukosa. Ia menambahkan bahwa bagi sebagian orang yang sensitif terhadap kafein, kopi juga dapat meningkatkan gula darah karena kafein dapat memicu pelepasan hormon yang mendorong hati melepaskan glukosa ke dalam darah.

“Ada orang yang mengalami peningkatan gula darah setelah minum kopi karena efek kafein, tetapi ini tidak terjadi pada semua orang dan sangat bergantung pada sensitivitas individu serta jumlah kopi yang dikonsumsi,” jelas Benson.

BACA JUGA:Harrison Ford Bocorkan Rahasia Resep Pasta Favorit yang Praktis dan Hemat

Benson memaparkan beberapa faktor yang memengaruhi dampak kopi terhadap gula darah. Pertama adalah jenis pemanis yang digunakan. Gula tambahan seperti gula pasir, madu, atau sirup rasa dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah. 

Sebagai alternatif, pemanis bebas gula seperti stevia dinilai lebih aman karena tidak memicu lonjakan glukosa.

Faktor kedua adalah jenis creamer. Creamer beraroma umumnya mengandung gula tambahan, sementara susu atau creamer setengah-setengah tetap mengandung laktosa yang dapat meningkatkan gula darah jika digunakan berlebihan. Benson menyarankan penggunaan creamer tanpa pemanis dalam jumlah terbatas.

Faktor ketiga adalah kebiasaan minum kopi saat perut kosong. Menurut Benson, kafein yang dikonsumsi tanpa makanan pendamping dapat memicu hormon stres yang menyebabkan pelepasan glukosa lebih cepat.