Warteg Permata Bahari, Rekomendasi Tempat Makan di Bintaro Kodam.
Siti Sulastri, 31 tahun, bersama suami dari Tegal, Jawa Tengah, merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib.-Makansedap.id-Rio Winto
JAKARTA, Makansedap.id - Siti Sulastri, 31 tahun, bersama suami dari Tegal, Jawa Tengah, memilih merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib. Mereka bertekad untuk jualan masakan Warung Tegal (Warteg).
Awalnya, pasangan suami istri itu menyewa tempat di Cipadu, Tangerang Selatan, pada 2015. Selanjutnya, pindah ke Inpres 2, dekat Puri Beta, Tangerang.
Tak lama menyewa tempat di sana, Bunda Aldan, panggilan akrab Siti Sulastri, akhirnya pindah ke Jalan Garuda, Pesanggrahan, Bintaro, Kodam, Jakarta Selatan, pada 2016.
“Modal awal kami sebesar Rp 200 juta, sudah termasuk renovasi tempat kontrakan, peralatan makanan, bahan baku masakan, dan lain-lain,” jelas Bunda Aldan yang mengaku setiap hari mendapat omset sebesar Rp 2 juta.
BACA JUGA:Buras Isi Sayuran Wortel, Alternatif Pangan yang Praktis dan Terjangkau
Berbekal kemampuan memasak sejak duduk di bangku sekolah, Bunda Aldan Bersama suami bahu-membahu memasak sejumlah makanan, antara lain orek tempe kering, orek tempe basah, usus, kikil, udang, opor ayam, urap, capcay, jamur, ikan kembung, dan makanan lainnya.
“Hampir semua pelanggan suka dengan masakan Warteg Permata Bahari. Bahkan, Warteg Permata Bahari juga menyediakan kopi untuk pelanggan yang suka minum kopi setelah makan,” kata Bunda Aldan kepada Makansedap.id, Selasa, 16 Februari 2025.
Bunda Aldan juga mengaku tak lepas dari kendala selama menangani Warteg Permata Bahari.
“Salah satu kendalanya adalah karyawan yang suka keluar masuk karena ada yang pacaran, dan menikah,” jelas Bunda Aldan.