Cerita Chika Waode yang Gemar Minum Rempah Sejak Kecil

Cerita Chika Waode yang Gemar Minum Rempah Sejak Kecil

Chika, pemeran tokoh Bubun Lita dalam film Dalam Sujudku, mengaku sudah mengonsumsi ramuan rempah sejak kecil.-Makansedap.id-Rio Winto

JAKARTA, Makansedap.id - Artis Henny Veronika Waode atau bisa disapa Chika Waode, 43 tahun, ternyata mempunyai kebiasaan mengonsumsi ramuan rempah-rempah sejak usia dini.

"Dahulu, mama suka membuat ramuan rempah dari kencur, jahe, nanas, menjadi satu diblender. Saya suka makan rempah hasil blender," kata Chika di sela acara screening film Dalam Sujudku di Kemang, Jakarta Selatan, Jumat, 12 Desember 2025.

Bahkan, Chika juga suka mengonsumsi ginseng dan sayuran yang sering dibuatkan oleh papa tercinta.

Chika bersyukur mama dan papa sering memasak makanan sehat untuk keluarga tercintanya.

BACA JUGA:Tradisi Kuliner Italia Raih Pengakuan Warisan Budaya Takbenda Dunia dari UNESCO

Beragam bahan alami seperti jahe, kencur, nanas, sayuran, dan ginseng semakin banyak dimanfaatkan masyarakat karena memberikan manfaat bagi kesehatan.

Sejumlah praktisi kesehatan menyebutkan, konsumsi bahan alam tersebut dapat membantu menjaga daya tahan tubuh dan mendukung fungsi organ.

Jahe dikenal luas karena kandungan gingerol yang berperan sebagai antiradang dan antioksidan.

Bahan ini umum digunakan untuk meredakan mual, menghangatkan tubuh, serta membantu mengurangi ketegangan otot.

BACA JUGA:Simak Penjelasan Ahli Gizi soal Kopi Instan Favorit Reese Witherspoon

Kencur disebut memberikan efek menyegarkan dan kerap dimanfaatkan untuk meredakan batuk serta meningkatkan nafsu makan. Kandungan minyak atsirinya dinilai membantu melegakan pernapasan.

Nanas banyak dikonsumsi karena kandungan bromelain yang berpotensi membantu pencernaan.

Buah ini juga mengandung vitamin C yang berperan dalam menjaga kekebalan tubuh.

Kelompok sayuran tetap menjadi sumber gizi utama masyarakat. Kandungan serat, vitamin, dan mineral di dalamnya dinilai penting dalam menjaga kesehatan pencernaan serta mencegah risiko penyakit degeneratif.